Pengertian Lost and Found - Sistem Penanganan, Menyediakan Fasilitas Kehilangan dan Penemuan Barang, dan Jenis Barang Lost and Found di hotel


Pengertian Lost and Found

Lutfi Orbani Bagyono 2003 dalam bukunnya Dasar-dasar Housekeeping dan Loundry Hotel, menyatakan bahwa “Lost and Found adalah penemuan barang-barang tamu yang hilang, baik itu di kamar tamu maupun di area umum yang masih berada di dalam lingkungan hotel”. Lost and Found di bawah koordinasi Housekeeping dan dikelola sepenuhnya oleh Housekeeping Department. Lost and Found merupakan suatu fasilitas hotel yang mempunyai peranan yang cukup besar dalam mendukung operasional hotel. Kadang-kadang barang tamu yang menginap atau yang berkunjung ke hotel tertinggal di hotel. Karyawan yang menemukan barang itu harus segera melaporkan dan menyerahkannya ke kantor Housekeeping. Barang temuan akan disimpan di lemari Lost and Found serta diarsipkan secara baik dan rapi. Hal ini dilakukan agar memudahkan pengambilan jika pemilik datang mengambil. Tamu akan merasa aman dan tentram jika barang-barang yang dibawanya tidak hilang. 

 

Baca Juga: Bakery Adalah - Identifikasi dan pilihan bahan-bahan, Peralatan, Prosedur dan Penyimpanan produk bakery

 

Sistem Penanganan Lost and Found oleh Bagian Housekeeping

Menurut  Agusnawar  (2000  :  155)  dalam  bukunya  Operasional  Tata  Graha  Hotel,   Penanganan Lost   and   Found   merupakan   tanggung   jawab   dari   bagian   Housekeeping  dan  di  dalam  pencatatan  serta  penyimpanan  barang-barang  harus  dilakukan secara rapi dan baik dengan cara barang-barang yang ditemukan dibungkus
dengan  plastic  transparan  supaya  kelihatan  jenis  barang  dan  mereknya.  Jika  alamat  atau  pemilik  barang  jelas  maka  barang  tersebut  harus  dikembalikan  kepemiliknya  setelah ada koordinasi dan konfirmasi dari pemilik barang bahwa barang tersebut bisa dikirim  atau  diambil.  Jika  barang  yang  ditemukan  tersebut  tidak  terdata  dengan  jelas  maka  akan  disimpan  sampai  batas  waktu  tertentu,  selanjutnya  barang  tersebut  diberikan kepada penemu barang tersebut. Pada  kasus-kasus  tertentu  penemuan  barang    Lost  and  Found  yang  dengan  jelas  alamat  dan  datanya  yang  selanjutnya  dikirim  ke  pemiliknya,  tentu  saja  akan  membuat tamu atau pemilik dari barang tersebut merasa senang dan berterima kasih. Tamu  akan  merasa  bahwa  kepuasan  dan  kenyamanan  dirinya  selama  berada  di  hotel   benar-benar   diperhatikan.   Hal   ini   akan   berdampak   positif   bagi   hotel,   selain   manjadikan   kasus   yang   dialami   oleh   tamu   ini   sebagai   sarana   untuk      mempromosikan  hotel,  besar  kemungkinan  bahwa  tamu  tersebut  akan  datang  lagi ke hotel ini dan akan menceritakan hal positif mengenai pengalaman yang diperoleh selama berada di hotel tersebut ke teman (tamu) lainnya.Penyimpanan barang-barang Lost and Found ditempatkan dalam satu ruangan khusus, yaitu Lost and Found room, di dalam ruangan tersebut terdapat rak-rak untuk menempatkan  barang-barang yang  telah  diberi  tanda,  nomor,  dan  kode  tertentu.  Menyangkut  tanggal  dan  bulan  ditemukan  penempatannya  dilakukan  secara  terpisah  pada  masing-masing  bulan  sehingga  mempermudah  untuk  melakukan  pengecekan  dan pengambilannya jika diperlukan.

 

 Menyediakan Fasilitas Kehilangan dan Penemuan Barang

 Prosedur untuk mencatat lokasi, tanggal, dan waktu kehilangan dan pengembalian barang:

  • staf harus diperintahkan untuk mengembalikan barang-barang milik tamu yang tertinggal di kamar kepada penyelia/bagian housekeeping
  • barang-barang berharga seperti kamera, dompet, perhiasan, dokumen perjalanan dan lain-lain harus dilaporkan segera ke bagian housekeeping
  • barang-barang berupa makanan harus ditangani oleh petugas housekeeping yang akan membawanya ke bagian yang bersangkutan, seperti minuman beralkohol yang bukan milik mini bar
  • barang-barang temuan harus diberi label yang jelas sesuai informasi mengenai: nomor kamar, tanggal dan waktu ditemukan, ciri-ciri/isi, gambaran/identitas penemu
  • keterangan dan gambaran mengenai barang-barang dicatat dalam ‘Buku Kehilangan dan Penemuan’
  • barang harus disimpan dengan aman hingga dikembalikan kepada pemiliknya
  • pada sebagian besar kasus, hotel harus berusaha menghubungi tamu jika tamu masih berada di area hotel dan mengembalikan barang sesegera mungkin
  • barang-barang tersebut tidak boleh dikembalikan sebelum diperoleh bukti-bukti kongkrit mengenai menemukan pemilik yang sebenarnya. Ketika barang dikembalikan kepada pemilik atau orang yang berhak, catatan harus dilengkapi dan ditanda tangani oleh orang yang menerima barang.
  • Prosedur ini dapat berubah sesuai dengan Standar Operasi Prosedur dari setiap perusahaan.

 

Daftar barang tamu yang ditemukan

  1. Berikut ini adalah nomor yang ditulis masuk yang menyediakan referansi silang dengan dokumen-dokumen lain.
  2. Waktu masuk barang yang dibuat di daftar.
  3. Waktu dan tempat barang ditemukan.
  4. Gambaran secara fisik barang
  5. Nomor registrasi (jika salah satu digambarkan atau dilampirkan) dan perkiraan nilai barang
  6. Menghubungi secara lengkap identitas penemu (juga catat apakah orang tersebut ingin mengklaim barang jika pemilik asli tidak ditemukan).
  7. Nomor tanda terima, dan identitas orang yang mempunyai masalah.
  8. Tempat dimana barang itu sedang disimpan
  9. Kolom ini untuk mencatat apa yang terjadi terjadi pada barang.


Daftar penemuan barang harus diamankan oleh penyelia atau pihak keamanan, yang harus diinformasikan mengenai penemuan barang apapun.

 

Daftar barang tamu yang hilang

  1. Merupakan urutan nomor masuk yang berurutan yang dapat diperiksa silang dengan dokumen lain.
  2. Waktu ketika catatan dibuat.
  3. Gambaran fisik barang, dan perkiraan nilai.
  4. Keterangan lengkap tentang pemilik barang.
  5. Keterangan lengkap tentang penemu barang.
  6. Waktu kehilangan barang.
  7.  Lokasi perkiraan kehilangan barang.
  8. Keterangan mengenai usaha apa saja yang telah dilakukan untuk menemukan pemilik barang.


Daftar kehilangan barang tamu harus disimpan dengan daftar penemuan barang tamu dan buku penerimaan barang juga disertai dengan label barang. Idealnya, barang-barang diamankan oleh petugas penyelia atau kepala keamanan, yang mana harus selalu diinformasikan mengenai kehilangan barang milik tamu.



Prosedur-prosedur klaim

Prosedur berikut harus diikuti oleh seluruh staff ketika berurusan dengan klaim barang:

  1. Staff harus memeriksa apakah barang sudah disimpan, dan pemilik harus diinformasikan
  2. Tamu yang mengklaim barang hak milik harus menyebutkan keadaan barang yang hilang tersebut kepada staff
  3. Jika akan mengembalikan barang berharga:penyelia atau pihak keamanan yang sedang bertugas dihubungi untuk diberi wewenang menyelesaikan persoalan ini, tamu yang mengklaim barang diminta untuk memberi keterangan/identifikasi barang dengan jelas, tamu harus menandatangani dan memasukkan tanggal yang tepat pada daftar dan label barang hak milik yang ditemukan, kemudian penyelia memberikan tanda tangan sebagai yang menyetujui.
  4. Kolom yang bertanda ‘Upaya Penyelesaian’ di dalam daftar penemuan barang kemudian harus dilengkapi.



Setiap saat, staf hotel dapat menerima informasi mengenai kehilangan dan penemuan barang melalui telepon, karena tamu tidak menyadari telah kehilangan/menemukan barang sampai mereka meninggalkan lokasi.Meskipun tanpa alasan untuk melapor melalui telepon, penting bahwa staf memperoleh informasi yang tepat dari orang pertama yang menghubungi.Pertanyaan-pertanyaan berikut ini harus ditanyakan dengan kaitannya dengan penemuan atau kehilangan barang milik tamu melalui telepon.

 


Sistem Administrasi Penanganan Lost and Found

Penanganan Lost  and  Found  memerlukan ketelitian  dalam  pengelompokannya.  Setiap barang harus  dikelompokkan berdasarkan tingkat nilai barang tersebut.

 

Klasifikasi Barang-barang Lost and Found

Rumekso  mengklasifikasikan  barang-barang Lost  and  Found  sehingga dengan adanya pengklasifikasian ini  lebih  memudahkan  bagi  petugas  dalam melakukan sistem administrasi.

  • Kelompok barang biasa Kelompok  

barang  ini  ditentukan  oleh  faktor  harga,  contohnya  sandal,  sepatu,  baju,  celana,  kaos  kaki  dan  lain  sebagainya.  Lama  masa  penyimpanan kelompok barang ini sampai dengan tiga bulan. 

  • Kelompok barang makanan dan minuman

Kelompok  barang  ini  tidak  boleh  langsung  dibuang,  dimakan  atau  dibawa   pulang.   Contohnya   minuman   kaleng,   anggur,   roti   dalam   plastic,  atau  buah  segar.  Lama  penyimpanan  kelompok  ini  1-2 x  24  jam  tergantung  jenisnya.  Jika  barang  ini  langsung  dibawa  pulang  dikhwatirkan  tamu  akan  menanyakannya,  tetapi  setelah  1-2  x  24  jam  barang  tersebut  tidak  ada  yang  mencari  maka  barang  tersebut  akan  diberikan kepada penemunya.

  • Kelompok barang berharga 

Kelompok  barang  ini  biasanya  ditentukan  oleh  faktor  harga  atau  barang   yang   memang   sangat   diperlukan   oleh   pemiliknya   dan      bernilai   tinggi.   Contohnya handphone,   kamera,   pulpen   mahal,   dokumen,   paspor,   perhiasan,   kalkulator,   cek,   uang   dalam   jumlah   banyak, dan sebagainya.

  • Kelompok barang yang dibuang oleh tamu

Kelompok  barang  ini  biasanya  dibuang  oleh  tamu  dan  diletakkan di  dalam  tempat  sampah  di  kamar  tamu  karena  tamu  sudah  tidak  menginginkan  lagi. Untuk  menentukan  barang  ini  juga  diperlukan  kejelian  apakah  memang  benar  dibuang  atau  tamu  tersebut  lupa,        jika  tamu  tersebut  masih  tinggal  dan  berada  di  dalam  hotel  maka  perlu dikonfirmasi ke tamu yang bersangkutan, apakah barang tersebut dibuang atau tidak. Setelah  barang-barang Lost  and  Found  diidentifikasi  kemudian  barang-barang  tersebut  dibungkus  dengan  rapi  dan  di  atasnya  diletakkan (dicantumkan)  format  yang  berisi  kode,  nomor,  tanggal  ditemukan  dan  siapa  nama  petugas  penemu  dari  barang-barang Lost  and  Found  tersebut. Barang-barang  tersebut  kemudian  dicatat  ke  dalam  Lost  and  Found  book untuk   mempermudah   di   dalam   melakukan   pengadministrasiannya(Rumekso, 2001 : 136-137).

 

Pengembalian atas barang yang ditemukan dapat dilakukan kepada

  • Tamu yang datang sendiri ke hotel 
  • Tamu yang menyuruh orang lain
  • Tamu  datang  ke  hotel  dan  meminta  petugas  Front  Office  untuk mengembalikan barangnya di House Keeping Office

 

Agustinus  Darsono,  menyimpulkan  bahwa  “Barang-barang  yang  ditemukan akan disimpan di Lost and Found section (Housekeeping Office)selama tiga  bulan  sampai  satu  tahun  dan  apabila  selama  kurun  waktu  tersebut akan diserahkan kepada yang menemukannya. Lama penyimpanantidak  mutlak  tiga  bulan,  tetapi  tergantung  dari  nilai  barang  tersebut.    Untuk   barang-barang   berharga,   jangka   penyimpanannya   lebih   lama   (satu   tahun   atau   lebih)   dan   disimpan   dalam   Safe   Deposit   Box”          (Agustinus Darsono, 1995 : 62). 

 

Baca Juga:  Apa Itu Wine? - Prosedur Server Wine and Champabhe Beserta Cara Penghidangannya Secara Lengkap

 

 



 Penelusuran yang terkait dengan MENYEDIAKAN FASILITAS KEHILANGAN DAN PENEMUAN BARANG

  • klasifikasi barang lost and found
  • cara menangani barang tamu yang hilang
  • prosedur lost and found
  • jenis barang lost and found di hotel
  • lost and found housekeeping
  • step step penanganan barang bawaan tamu yang tertinggal di bandara
  • cara mengisi lost and found
  • standar operasional prosedur lost and found

 

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Lost and Found - Sistem Penanganan, Menyediakan Fasilitas Kehilangan dan Penemuan Barang, dan Jenis Barang Lost and Found di hotel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel