20 Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban untuk Latihan

 


Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban untuk Latihan ~ Pelamar kerja yang dipanggil oleh pihak HRD untuk wawancara kerja pasti merasakan sedikit gembira walaupun belumlah tentu diterima sebagai karyawan perusahaan karena harus menempuh tahapan selanjutnya yaitu menghadapi berbagai pertanyaan wawancara kerja (job interview) tersebut.
Langkah lanjut ini biasanya membuat si calon pegawai berpikir keras seperti apa pertanyaan wawancara kerja yang bakal ditanyakan oleh pihak HRD perusahaan.

 

Baca Juga: Sarana dan Prasarana Pastry Beserta Commodity, Macam-macam Bahan dan Fungsinya Secara Lengkap

 

 

Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja

1.Ceritakan tentang diri Anda ?
Umumnya merupakan pertanyaan pembuka, usahakan jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya.  Berikan jawaban yang menjawab yang singkat saja seperti pengalaman kerja sebelumnya, latar belakang maupun pendidikan Anda

 2. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?
Jika pertanyaan seperti ini mengharapkan Anda dapat medeskripsikan tentang produk, reputasi, ataupun filosofi perusahaan.
tips menjawab :  Berikan jawaban tentang produk unggulan (sebelumnya pelajari sekilas tentang perusahaan tempat melamar ) , usahakan Anda jangan menjawab seolah-olah Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut.
Beritahu si pewawancara bahwa Anda akan meluangkan waktu untuk mempelajari atau mencari tahu tentang perusahaan tersebut tetapi  utamakan tidak memberikan jawaban negatif misalnya “ Saya tahu kondisi perusahaan ini sedang buruk, karena itu saya ingin memperbaikinya”

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami ?
Tips menjawab : Usahakan menjawab tentang prestasi  yang pernah dicapai dan kemampuan Anda untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah. Usahakan jangan terlalu panjang lebar, Boleh juga ditambahkan dengan prestasi Anda di perusahaan sebelumnya.

4. Mengapa Kami harus mempekerjakan Anda di sini ?
Tips menjawab : Usahakan memberikan jawaban tentang kemampuan-kemampuan Anda untuk mendukung perusahaan tempat melamar kerja. Tambahkan juga bahwa Anda adalah seorang pekerja keras

5. Apa kelemahan diri Anda?
Tips menjawab : usahakan Anda memberikan jawaban yang tidak berseberangan dengan posisi kerja yang sedang dilamar. Misalnya jika sedang melamar menjadi sales maka jangan menjawab Anda seorang pemalu atau tidak percaya diri, Anda bisa menjawab “ kelemahan saya adalah sulit untuk bekerja santai, saya tipe orang yang suka dengan tantangan”.
Bila posisi sebagai posisi staff, Anda bisa menjawabnya dengan “ kelemahan saya adalah saya kurang bisa bekerja sendiri, biasanya saya bekerja dalam tim”.

6. Apakah anda bersedia kerja lembur kapan saja bila diperlukan?
Untuk jawaban yang satu ini sebenarnya tergantung pada diri Anda sendiri, Tetapi sebaiknya sesuaikan dengan niat dan komitmen awal Anda, Jika ingin bekerja dengan baik maka resiko bekerja lembur kapanpun diminta haruslah Anda tempuh.

7. Pengalaman apa yang anda miliki dalam bidang ini?
Tips menjawab : Bila Anda memiliki pengalaman sebelumnya maka usahakan menjawab dengan segala pengalaman yang terkait dengan bidang lamaran, Tetapi bila tidak berpengalaman maka berikan jawaban yang mendekati pengalaman atau keahlian tersebut.

8. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Tips menjawab : Usahakan memberikan jawaban tentang niat Anda ingin bekerja sama atau memberikan kontribusi terhadap perusahaan tetapi jangan memberikan jawaban yang berkenaan dengan kebutuhan Anda akan keuangan.

9. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?
Tips menjawab :  Usahakan mengatakan bahwa Anda akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi berbagai persoalan dan tantangan sejak mulai bekerja, tetapi Anda perlu waktu sekitar 3-5 bulan untuk benar-benar mengerti kebutuhan perusahaan yang sesugguhnya.

10. Jika anda diterima kerja, berapa lama anda ingin bergabung di perusahaan ini?
Tips menjawab : Anda bisa menjawab dengan  : ” Saya ingin bisa bekerja di sini selamanya dengan catatan perusahaan senang dan puas akan hasil kerja saya”

11. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?
Nah ini adalah pertanyaan jebakan, Sebaiknya Anda tetap rendah hati
tips menjawab :  Anda tetap harus percaya diri tetapi jawablah dengan rendah hati dengan memberikan jawaban bahwa Anda perlu mengenal perusahaan lebih jauh agar dapat bekerja lebih maksimal.

12. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?
Tips menjawab : Jawablah pertanyaan singkat dan jelas  tetapi usahakan jawab dengan sejujurnya termasuk jikalau sebelumnya Anda telah dipecat berikan tambahan bahwa itu karena kesalahan Anda yang tidak disadari dan tidak mungkin Anda ulangi hal seperti itu.

13. Apa yang Anda rasakan ketika meninggalkan pekerjaan Anda?
Tips menjawab : jawablah bahwa Anda merasa menyesal dan tidak akan mengulangi hal yang sama dan katakan bahwa itulah resiko yang harus Anda terima demi pekerjaan yang cocok untuk Anda ( usahakan jangan mengatakan kaitannya dengan nilai gaji atau keuangan)

14. Apa pendapat Anda tentang atasan (bos) Anda sebelumnya?
Tips menjawab : jawablah pertanyaan ini dengan jawaban positif karena bisa saja calon atasan Anda nantinya khawatir Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti yang telah Anda lakukan terhadap atasan yang terdahulu.

15. Berapa gaji yang anda harapkan?
Untuk pertanyaan yang satu ini Anda bisa menjawabnya dengan abstrak atau balik bertanya ke pewawancara
tips menjawab:  bertanya balik tentang detil pekerjaan atau pekerjaan apa yang akan jadi tanggungjawab Anda : “ Maaf Bapak / Ibu bisa jelaskan tanggungjawab untuk posisi ini terlebih dahulu? ”, Setelah dijelaskan oleh pewawancara, kemudian Anda bertanya lagi  “ maaf Bapak/Ibu bisa jelaskan kisaran gaji untuk tanggungjawab seperti itu  ? .
Atau bila Anda telah tahu kisaran gaji untuk posisi yang Anda maksud di perusahaan tersebut bisa langsung menjawab kisarannya.
 

 

Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawabannya

  1. Ceritakan Tentang Diri Anda

Ini adalah pertanyaan sama yang akan diajukan di manapun Anda melamar pekerjaan. Jadi barista di Starbucks atau staf promosi dari sebuah perusahaan advertising, pertanyaan ini pasti akan muncul.

Bisa juga diubah sedikit menjadi “Jelaskan diri Anda dalam tiga kata”. Inti dari pertanyaan ini adalah apakah Anda akan cocok dengan perusahaan ini atau tidak.

Contoh jawaban yang baik untuk Desainer Grafis:

 “Saya seorang desainer grafis dengan lima tahun pengalaman di industri fashion. Sebagai seorang team leader, saya mengkoordinasikan pekerjaan untuk sebuah grup kecil desainer grafis dan copywriter, sekitar 3-5 orang. Saya rajin memperbarui diri dengan tren dan teknologi terbaru. Itulah kenapa pimpinan memilih saya untuk memelopori program rebranding secara global.

Saat saya menikmati pekerjaan ini, saya menyimpan mimpi untuk bekerja di perusahaan Anda. Saya menyukai pekerjaan yang Anda lakukan, terutama untuk proyek XYZ dan proyek ABC. Saya sangat senang jika diberi kesempatan menjadi bagian dari proyek-proyek seperti itu.”

  1. Kenapa Kami Sebaiknya Merekrut Anda?

Pertanyaan yang sering ditanyakan HRD berikutnya adalah alasan mereka untuk merekrut Anda. Namun, dalam hal ini Anda lah yang harus memberikan alasan kenapa Anda adalah pilihan terbaik untuk mereka.

Ini ditanyakan karena mereka ingin memastikan bahwa Anda memang sosok yang tepat bagi perusahaan.

Contoh jawaban yang baik untuk posisi Guru:

“Saya punya pengalaman bertahun-tahun dalam menyeimbangkan kebutuhan kurikulum dasar.  Nilai tes meningkat dan para siswa lebih mengapresiasi terhadap mata pelajaran.

Saya juga pernah mengkoordinasi berbagai proyek besar dengan  staf lain. Sepanjang tahun kedua dalam mengajar, kami telah mempertahankan sebuah acara penggalangan dana. Acara ini memberi cukup dana setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan di laboratorium sekolah.”

  1. Ceritakan Apa yang Anda Lakukan di Posisi Saat Ini

Pertanyaan ini seharusnya bukan hal yang sulit untuk dijawab. Akan lebih baik lagi jika Anda menghubungkan dengan posisi yang Anda lamar saat itu. Sehingga, perusahaan akan menemukan kecocokan antara pekerjaan Anda sehari-hari dengan posisi yang dibutuhkan di tempat mereka.

Contoh jawaban yang baik untuk Teknisi Sistem IT:

“Dalam tugas dan peran saya sebagai seorang teknisi sistem IT, saya bekerja dalam sebuah tim yang tugasnya saling melengkapi. Saya memberikan dukungan dan bantun bagi para teknisi sistem dan programer.

Selain itu, saya juga menyesuaikan perangkat lunak agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan, hingga mampu mengurangi biaya. Saya bekerja setiap hari dengan menggunakan Microsoft Active Directory.”

  1. Kenapa Anda Meninggalkan Pekerjaan Lama Anda?

Untuk pertanyaan ini bisa memunculkan jawaban mudah, bisa juga menjadi sangat sulit dijawab. Kalau kebetulan perusahaan Anda bangkrut atau gulung tikar, maka Anda bisa mudah menjawabnya.

Lain lagi jika ternyata Anda dipecat atau mengalami konflik di tempat kerja sebelumnya. Pasti akan sulit mencari jawab yang tepat.

Contoh jawaban yang baik jika pekerjaan Anda sekarang adalah perawat:

“Saya telah bekerja di sebuah Rumah Sakit Umum selama hampir tiga tahun. Saya menyukai tim perawat dan dokter yang menjadi rekan kerja setiap hari. Di saat yang sama, saya selalu ingin bekerja sebagai seorang perawat terdaftar di Miracle Memorial Hospital.

Saya sangat menyukai cara mereka dalam merawat yang inovatif. Saya ingin memperluas pengetahuan dan kemampuan sebagai seorang perawat dan saya dapat melakukannya di Miracle Memorial.”

  1. Apa yang Menjadi Kelebihan Anda?

Pertanyaan yang sering ditanyakan berikutnya oleh HRD adalah yang terkait dengan kelebihan Anda. Karena itu, carilah kelebihan diri Anda yang memang terkait dengan pekerjaan sebelum memulai sesi wawancara.

Berikan jawaban di area antara rendah hati dan sombong. Berikan jawaban dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang mampu meyakinkan pihak perusahaan.

Contoh jawaban yang baik bagi seorang Manajer Pemasaran:

“Menulis adalah kemampuan terbaik saya. Dalam posisi marketing sebelumnya, saya mampu meningkatkan readership di jalur komunikasi internal kami.

Saya lakukan pendekatan kreatif dan merombak ulang panduan gaya. Hasilnya mampu meningkatkan readership dari sebelumnya kurang dari 100 pekerja sehari menjadi lebih dari 500 hanya dalam tempo satu bulan.”

  1. Apa yang Menjadi Kekurangan Utama Anda?

Ini merupakan termasuk pertanyaan favorit yang ditanyakan perusahaan ketika melakukan sesi wawancara kerja. Tak mudah juga untuk memberikan jawaban yang tepat dan bisa memuaskan mereka.

Tapi jangan khawatir, Anda tetap bisa mengatasi pertanyaan sulit ini. Menurut Austin Belcak, Anda cukup mendeskripsikan kekurangan yang berpengaruh terhadap diri Anda. Lalu ceritakan bagaimana Anda menemukan kelemahan tersebut dan bisa mengatasinya dengan baik.

Contoh jawaban yang baik untuk Asisten Administrasi:

a) Pilihlah sebuah kelemahan yang bukan sebuah kemampuan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini.

“Sebagai seorang Asisten Administrasi, saya bekerja sendiri atau berhadapan langsung dengan orang lain. Saya punya kemampuan bagus dalam komunikasi ketika tengah mengatur perjalanan atau bernegosiasi dengan vendor.

Tapi saya kesulitan jika harus bekerja dalam sebuah tim. Saya sulit untuk menyerahkan kendali jika saya bukanlah pimpinan dari tim tersebut.

b) Lanjutkan dengan menjelaskan bagaimana Anda memperbaiki kekurangan tersebut

“Saat melakukan review pekerjaan, saya katakan kepada penyelia bahwa saya mengalami masalah dengan kerja tim. Saya bertanya apakah ada cara bagi saya untuk memperbaiki ini. Tak hanya itu, saya pun mengikuti sejumlah pelatihan internal dan team building.

Saya juga mengikuti sejumlah acara sosial perusahaan. Kegiatan-kegiatan tersebut membantu saya mempraktikkan hal-hal yang saya dapat dari pelatihan. Penyelia saya akhirnya memberi rapor positif setelah saya bekerja keras selama setengah tahun.”

  1. Mengapa Anda Menginginkan Pekerjaan Ini?

Pertanyaan ini termasuk mudah untuk dijawab. Tapi tetap Anda harus mempersiapkannya dengan baik. Agar jawaban yang muncul bisa meyakinkan perusahaan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini.

Contoh jawaban yang baik untuk Akuntan:

“PricewaterhouseCoopers merupakan tempat bekerja yang prestisius bagi seorang akuntan.  Jika saya bekerja untuk Anda, saya akan menjadi bagian dari sebuah perusahaan yang merepresentasikan 85% dari usaha yang ada di negeri ini.

Anda juga sangat paham soal melatih dan membangun kemampuan dari karyawan Anda. Itulah kenapa saya sangat ingin menjadi bagian dari perusahaan ini.”

  1. Bagaimana Anda Melihat Diri Anda Dalam 5 Tahun Ke Depan?

Pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pihak HRD adalah soal masa depan Anda bersama perusahaan. Mereka tak ingin mendapatkan karyawan yang baru beberapa bulan bekerja sudah pindah ke tempat lain.

Anda harus hati-hati menjawab pertanyaan ini. Pastikan Anda memiliki visi brilian yang terkait langsung dengan pekerjaan ini dalam beberapa tahun ke depan.

Contoh jawaban untuk Chef:

“Menjadi seorang Chef adalah passion saya. Tapi dalam lima tahun saya senang ketika bisa menambahkan sejumlah aspek dari restoran ke dalam kemampuan saya. Karena itulah saya melamar untuk sebuah posisi yang serbabisa.

Saya senang bisa menghabiskan waktu beberapa tahun ke depan dengan belajar mengoperasikan restoran. Saya akan mendapat pengalaman berharga dan latihan dari sebuah restoran berkelas seperti perusahaan ini.”

  1. Apa yang Menjadi Gaya Manajerial Anda?

Pertanyaan ini mungkin akan banyak ditanyakan ketika Anda melamar untuk sebuah posisi manajerial. Tapi tidak ada salahnya juga untuk menyiapkan jawaban dari pertanyaan yang relatif mirip dengan pertanyaan ini.

Anda cukup fokus kepada kemampuan yang Anda tahu sangat bernilai dalam pekerjaan tersebut.

Contoh jawaban yang baik untuk Supervisor:

“Saya kerap menyesuaikan gaya manajerial dengan kebutuhan tim dan situasi. Ada kalanya close coaching yang intens adalah pendekat terbaik. Dalam situasi lain, justru cara otonomi yang tepat.

Saya merasa sebagai seorang manajer, sudah menjadi tugas saya untuk memberikan dukungan terhadap yang dibutuhkan tim.

Sebagai contoh, saya mendapat masalah soal deadline yang kerap terlewati dari tim saya. Saya tidak bisa menggunakan satu gaya manajerial dalam situasi seperti ini. Jadi, saya memulai dengan melakukan survei secara acak untuk mengidentifikasi masalah.

Saya melanjutkannya dengan sebuah sesi diskusi di mana kami merancang tujuan bersama-sama. Kemudian saya mundur dan membiarkan tim bekerja sama dan saling memotivasi. Namun saya tetap memberi peluang bagi mereka yang masih membutuhkan bantuan secara langsung.“

 

 Baca Juga: Pengertian Memasak Menurut Para Ahli - Tujuan dan Metode Memasak Menurut Sudiara (2001)

 

Penelusuran yang terkait dengan Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban

  • pertanyaan wawancara psikologi dan jawabannya
  • pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate
  • pertanyaan interview kerja pertama kali dan jawabannya
  • pertanyaan yang sering ditanyakan saat interview dan jawabannya
  • pertanyaan dan jawaban interview kerja di alfamart
  • pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate smk
  • interview kerja di pt
  • wawancara kerja di pemerintahan

Belum ada Komentar untuk "20 Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban untuk Latihan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel