Pengertian Pastry Adalah Menurut Ahli , Job description, Sarana dan Prasarana Beserta Hubungan Kerja Pastry Dengan Departemen lain


Pengertian Pastry dan Bakery

Pastry adalah jenis olahan makanan dari beberapa kombinasi bahan yang pada umumnya berasa manis yang biasanya mengandung lemak dan biasanya melalui tahap pembakaran, jenis makanan ini biasanya disajikan untuk dessert . Pada dasarnya pastry berasal dari kata paste yang berarti campuran tepung terigu, cairan , dan lemak . Contoh produk dari pastry ada choux paste, eclair, sponge cake , danish , puff pastry dan sebagainya . 

Bakery merupakan bagian dari pastry yang bertanggung jawab pada pembuatan bread, croissant dan produk-produk lainnya yang berbahan dasar seperti tepung, air yang di fermentasi dengan ragi . Yang disajikan setelah di oven atau di baking . Pada bakery setelah diproses cooking masih diperlukan penganan lagi seperti tampilan sesuai dengan keperluan 


Baca Juga: Pengertian Pelayanan dan Restoran Meliputi Ruang Lingkup, Tipe-tipe Restoran, Peranan, Klasifikasi Pelayanan dan Tipe-Tipe Service di Restoran

 

Pengertian Pastry Menurut Ahli

 Pastry merupakan salah satu bagian dari sebuah departmen Kitchen Di Hotel Maupun Restoran Pastry berperan penting dalam pembuatan makanan seperti snack maupun kue berikut adalah pengertian Pastry menurut sebagian para ahli :


  • Menurut Adjab Subagjo, (2007 :87)
Dalam bukunya Management Pengolahan Kue & Roti. “Pastry adalah bagian dari food product atau kitchen yang ada di dalam lingkup food and beverage department yang mempunyai tugas dalam pembuatan dessert atau makanan penutup, snack atau makanan pengirim minuman, seperti kue dan roti.
  • Menurut Bartono (2005 :164)

Dalam bukunya Food Product Management di Hotel dan Restoran mengatakan bahwa “pastry adalah merupakan bagian dari dapur yang memproduksi khususnya berbagai jenis roti, cake, dan dessert.

Dari kesimpulan di atas penulis menyimpulan bahwa pengertian pastry adalah bagian dari dapur yang bertugas khusus untuk membuat roti, cake, dan dessert. Pastry atau “Patisserie” di hotel memiliki dua bagian pokok, yaitu bagian panas yang memproduksi cake dan bagian dingin yang memproduksi dessert.

Produk pastry juga dibedakan menurut keperluannya, antara lain :

  1. Untuk keperluan breakfast berupa aneka roti.
  2. Untuk keperluan lunch berupa aneka dessert.
  3. Untuk keperluan dinner berupa aneka dessert.
  4. Untuk keperluan Hot kitchen dan Cold kitchen.

Jika sebuah hotel diminta untuk memasok produk pastry maka kualitas akan menjadi yang di fokuskan. Dalam hal ini ukurannya adalah keberhasilan pastry, setelah melalui food test oleh pihak calon pelanggan. Menurut Bartono (2005:168) dalam bukunya Food Product Management Di Hotel Dan Restoran “Food test terhadap produk pastry antara lain menyangkut” : 

  1. Rasa makanan harus enak dan bervariasi, 
  2. Tingkat kebersihannya, 
  3. Besar porsi, 
  4. Kemasan,
  5. Kemampuan memproduksi dalam hitungan banyak, 
  6. Ketahanan makanan,
  7. Harga, 
  8. Jaminan ketepatan waktu hantar.

 

 Job description:

Pastry Chef: Sebagai koki pastry, deskripsi pekerjaan Anda mungkin termasuk jenis berikut tugas:

  1. Mengawasi staf dapur
  2. Memesan persediaa
  3. Memproduksi makanan yang dipanggang
  4. Dekorasi dan plating berbagai kue-kue dan makanan penutup
  5. Menjaga operasional dapur diselenggarakan:
  • Chef de Partie: Tanggung jawab utama dari seorang chef de partie adalah untuk mengawasi dan membantu dalam memasak, persiapan dan penyajian makanan di restoran. Mereka harus mendelegasikan tugas untuk koki bekerja di bagian mereka dari dapur. Selain itu, mereka harus memantau untuk memastikan kualitas makanan, penyajian dan keselamatan standar sedang dipatuhi. Akhirnya, mereka bertanggung jawab untuk mengatasi masalah masalah apapun yang muncul di bagian mereka dari dapur.
  • Demi cdp: Demi  chef de partie membantu eksekutif  chef mempersiapkan makanan pembuka ditambah daging dan sayuran untuk makanan pembuka, Serta  membantu dengan penyajian yang tepat dari makanan.


 Sarana dan Prasarana

EQUIPMENT: Equipment  yaitu peralatan berat yang di pergunakan dalam proses produksi yang tidak dapat di pindah-pindah, contoh equipment antara lain:

  • Ingredient Rack: rak untuk menyimpan bahan.
  • Marble table: Meja marmer untuk mengolah chocolate dll.
  • Working table: Meja kerja, terbuat dr. dari steinless stell agar tidak berkarat.
  • Dough mixer: Alat untuk mengaduk adonan cake maupun bread.Dough devider: Alat pembagi untuk dough bread.Dough sheeter: Alat penipis adonan, biasa digunakan dalam bakery.
  • Proofing cabinet: Alat pembantu untuk mengembangkan adonan bread.
  • Dishwasher machine: Alat untuk mencuci glass, chinese ware, spoon dll
  • Oven: Alat untuk memanggang.
  • Cooling rack: Rak untuk mendinginkan produk yang baru matang
  • Bread slicer: Alat untuk mengiris toast atau roti tawar.
  • Deep fat fryer: Alat penggorengan dengan banyak minyak.
  • Salamander: Alat untuk membakar pizza yang telah di beri topping.
  • Stove: Kompor untuk memasak.
  • Sink: Tempat untuk mencuci peralatan (pot pan, wok dll)
  • Walk in refrigerator: Kamar pendingin yang suhunya dapat diatur untuk menyimpan bahan yang mudah rusak.

 

UTENSIL: Utensil yaitu alat-alat ringan yang di gunakan dalam proses produksi yang dapat di pindah-pindah, contohnya antara lain:

  • Ballon wish: Pengocok telor manual yang terbuat dari stenless stell
  • Bread knife: Pisau berbentuk gerigi untuk mengiris roti (bread).
  • Cake knife: Pisau untuk memotong/mengiris cake.
  • Lemon squeezer: Alat yang digunakan untuk memeras lemon.
  • Grater: Alat untuk memarut, biasa digunakan untuk memarut cheese atau chocolate.
  • Scale: Alat yang digunakan untuk menimbang bahan
  • Glass scale/measurement glass: Gelas yang di gunakan untuk mengukur bahan cair.
  • Mould: Cetakan roti atau kue.
  • Spatulla: Alat untuk meratakan atau menghaluskan kue
  • Scrupper: Alat untuk mengeruk adonan yang lengket di meja atau di mixer.
  • Dough cutter: Alat untuk pemotong adonan roti.
  • Whisking bowl: Mangkuk yang di pergunakan  untuk mengocok adonan, biasanan terbuat dari steinless stell atau kaca agar mudah  dicuci tau dipanaskan.
  • Rolling pin: Rolling dari kayu untuk menipiskan adonan.
  • Pastry cutter: Pemotong adonan yang berbentuk pisau beroda.
  • Danish pastry cutter: Serupa dengan pastry cutter tetapi berjumlah banyak sehingga dapat digunakan untuk memotong adonan dalam jumlah banyak sekaligus dapat dilebarkan sesuai kebutuhan.
  • Croissant cutter: Pisau yang di gunakan untuk memotong adonan croissant.
  • Pastry bag: Plastik  atau kain yang berbentuk segi tiga.
  • Piping tube: Spuit yang terbuat dari steinless digunakan untuk menghias tart.
  • Parisien cutter: Alat yang di gunakan untuk memotong buah-buahan agar berbentuk bulat kecil.
  • Flour sifter: Berfungsi untuk mengayak.
  • Baking tray: Loyang besar yang digunakan untuk alas saat mengoven adonan.
  • Brioche mould: Loyang roti brioche berbentuk bulat.
  • Pie mould: Loyang untuk pie berbentuk bulat bergelombang kecil.
  • Can openner: Pembuka kaleng.

Hubungan Kerja Pastry Dengan Departemen lain

Dalam suatu hotel pastry termasuk bagian dari food and beverage department di bawah departemen food product atau kitchen. Maka dalam operasionalnya tidak akan terlepas dari hubungan kerjasama dengan department lain yang ada di hotel.Hubungan kerja ini dilakukan agar dapat memperlancar aktifitas yang ada di hotel.Adapun hubungan kerja pasrty dengan department lain menurut Adjab Subagjo, dalam bukunya Management Pengolahn Kue & Roti (2007 :87).
  1. Purchasing Bertanggung jawab terhadap semua barang dan bahan kebutuhan pastry section. Dalam melaksanakan pembelian harus benar-benar memperhatikan kualitas, kuantitas dan harga barang yang dibeli.
  2. Enegineering Department Bertanggung jawab memelihara dan memperbaiki peralatan, termasuk peralatan di pastry section yang mempunyai perlatan yang besar, yang perbaikannya menggunakan alat khusus. Engineering department secara rutin mengecek peralatan di pastry section untuk menjaga agar peralatan yang ada dapat bekerja sesuai dengan fungsinya.
  3. Laundry Section Bertanggung jawab mengenai pencucian linen, napkin dan uniform yang dikenakan karyawan pastry section. Secara rutin uniform yang kotor harus segera diganti untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pastry section.
  4. Steward section Bertanggung jawab terhadap penyediaan kebersihan alat dan kelengkapan alat serta keamanan alat-alat yang digunakan oleh pastry section.
  5. Marketing department  Peranan marketing department juga penting bagi pastry section. Dengan adanya marketing department produk-produk pastry yang ada di hotel dapat di promosikan termasuk produk yang dihasilakan pastry section.
  6. Accounting department Bagi pastry section peranan accounting department juga penting untuk pembelian barang dan bahan yang dibutuhkan di pasrty section.
  7. Room Service dan Restaurant Section Room service dan restoran section adalah bagian yang sangat penting untuk untuk penjualan produk yang dihasilkan oleh pasrty section. Selanjutnya restoran atau cafe juga menyajikan product pastry section seperti untuk breakfast biasanya tersaji bermacam-macam bread, cake, dan pudding

 

 Baca Juga: Pengertian Restoran Adalah - Menurut Para Ahli, Personalia Bagian Pelayanan, Tujuan, Fasilitas, dan Produk restoran

 

Demikian Penjelasan Tentang  Pengertian Pastry Adalah Menurut Ahli , Job description, Sarana dan Prasarana Beserta Hubungan Kerja Pastry Dengan Departemen lain. Semoga Bermanfaat dan Jangan Lupa Selalu Kunjungi  Materismk.my.id   Untuk Mendapatkan Materi Lainnya

 

 Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Pastry

  • jelaskan pengertian pastry dan bakery
  • pengertian pastry dan bakery dalam dunia perhotelan
  • pengertian pastry menurut para ahli
  • pengertian pastry dan bakery untuk diet rendah kalori
  • pengertian bakery
  • materi pastry bakery smk
  • pastry adalah
  • pengertian patiseri

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel